Selasa, 02 Februari 2016

Si Unik Jokowi - Blusukan


Pada artikel sebelumnya yang berjudul Si Unik Jokowi: The First yang menjabarkan lebih detail dari salah satu keunikan yang dibahas di artikel Si Unik Jokowi, dan pada artikel ini juga akan dijabarkan keunikan dari Presiden Jokowi yang lain, yaitu Blusukan. Kata unik yang tidak bisa dipisahkan dari sosok Presiden Jokowi, semenjak namanya naik ke publik di tahun 2012, tahun pemilihan Gubernur dan Wagub DKI Jakarta.

Blusukan mungkin bisa dianggap kata yang dipopulerkan oleh Presiden Jokowi, sejak menjadi walikota Solo, Presiden Jokowi memang sering melakukan ini, tentu ini dilakukan untuk mengerti dan memahami masalah di publik dan mendengar suara rakyat secara langsung, aksi yang langsung terjun ke lapangan terutama di tempat yang sedang ada masalah atau bencana memang menjadi nilai positif bagi Presiden. Beliau bahkan tidak tanggung-tanggung untuk langsung meninjau lokasi kejadian tanpa memandang status untuk melihat situasi apa yang sebenarnya terjadi, bahkan tidak tanggung-tanggung untuk masuk ke gorong-gorong untuk melihat keadaan.
Aksi ini dilakukan untuk menghindari data-data yang asal bapak senang dari para menteri ini memang menolong Presiden Jokowi untuk membuat keputusan yang tepat untuk kebutuhan rakyat yang lebih luas. tentu ini dilakukan bukan karena ketidakpercayaan Presiden terhadap para menteri, namun lebih kepada kehati-hatian dalam membuat keputusan, dan dengan melakukan blusukan juga juga akan menjadi penyemangat tersendiri yang akan membuat para menteri bisa bekerja lebih keras, karena merasa ada yang memantau langsung setiap kerjaan yang dikerjakan, sehingga tidak semata-mata setiap kerjaan yang dikerjaan hanya dilakukan ada kadarnya saja. bayangin saja kalau ada seorang atasan yang memantau kerjaan kita, tentu kita tidak akan bermacam-macam dalam melakukan pekerjaan yang diberikan kepada kita. Seperti itulah salah satu tujuan Blusukan. Selain itu, tujuan dari aksi blusukan ini setiap warga bisa langsung melihat dan menyampaikan keluhan langsung, dan Presiden Jokowi sendiri bisa berbaur dengan rakyat.
Melihat cara Presiden Jokowi blusukan juga sangat unik, tidak jarang membuat pengawalnya atau orang yang menemaninya ketal-ketil, bagaimana tidak, dari pengakuan orang yang sering menemaninya bahwa beliau sering sekali ganti agenda, seperti saat di Palembang, beliau tiba-tiba ganti agenda yang semestinya di SMP Palembang, mendadak ganti agenda tiba-tiba dialihkan dan ke tempat singah bayi korban bencana asap, tentu ini membuat pejabat daerah setempat kerepotan.
Meskipun saat ini mungkin menjadi sebuah kesulitan tersendiri bagi Presiden Jokowi untuk tetap melakukan blusukan, mengingat Indonesia begitu luas, berbeda jauh dengan Jakarta dan Solo, tempat Beliau mengabdi dulu sebelum menjadi Presiden. Belum lagi ada agenda International Global yang harus Beliau ikutin, tapi Beliau tetap hadir dengan aksi blusukannya untuk menyelesaikan beberapa persoalan di lokasi kejadian atau dilokasi pembangunan.
Lagi-lagi, keunikan Presiden Jokowi ini mendapat pemikiran yang berbeda antara Pro dan Antinya Presiden Jokowi, dari sisi Pro Presiden Jokowi sangat setuju dengan aksi ini, karena dianggap mampu menyelesaikan banyak persoalan, namun di sisi lain yang Anti Presiden Jokowi justru merasa Presiden kita ini hanya melakukan pencitraan dan kadang justru mengabaikan pekerjaan yang seharusnya dikerjakan.
Sekali lagi, Presiden Jokowi jugalah manusia biasa yang tidak lepas dari kekurangan, pro kontra itu hal biasa, yang terpenting tidak menganggap kata-kata hinaan sebagai kritikan.
Secangkir Teh Hangat untuk Pak Jokowi, Tetap semangat dan teruslah berjuang demi bangsa Indonesia...
Syalom...

Related Post / Klik Gambar Di Atas "Artikel-Artikel" :