Selasa, 16 Agustus 2011

Fenomena Anak Muda Sekarang

SUB JUDUL :
PERAN ORANG TUA DAN REMAJA UNTUK MENGHINDARI PENYALAHGUNAAN TEKNOLOGI DAN PERGAULAN YANG TIDAK SEHAT.


Perhatikan kejadian di bawah ni... baru baca yang selanjutnya
Maaf jika ada foto yang sangat vulgar, namun menurut saya harus saya tampilkan supaya para pengunjung  bisa lebih waspada terhadap anaknya

Kejadian 1
Didalam sebuah acara televisi yang isinya seorang Host yang sedang menginterview seorang murid (wanita) SMP dan di dalam percakapannya sang murid mengaku bahwa dia adalah salah satu dari sekian banyak murid SMP (sekitar 200 orang [DASYAT BUKAN???? ni hanya SMP loh]) disekolah tersebut yang menjual diri kepada "om-om" untuk mendapatkan materi, handphone, dan lain lain, dan di dalam percakapan tersebut sang murid juga mengatakan bahwa di sekolah dia itu ada suatu geng yang memang berisi murid murid, dan kegiatan mereka sangat terorganisir dengan baik bahkan katanya ada oknum guru yang meminta "jatah"kepada meraka (lah lah lah kenapa ni???), 
geng mereka terus meningkat anggotanya dengan cara ajakan, satu ajak satu akhirnya jadi banyak, dan ada yang mengetuai untuk mengatur dan merencanakan aksi mereka. dan dalam kegiatan ini kebanyakan orang tua tidak mengetahuinya (ada sebagian kecil yang tahu tapi bingung untuk mengatasinya)

Kejadian 2
Dari survey
-          700 ribu remaja Indonesia melakuan aborsi setiap tahunnya
-          10% dari total aborsi diseluruh rumah sakit adalah remaja yang belum menikah
(itu hanya secara medis di rumah sakit bagaimana dengan yang nonmedis seperti dukun beranak, artelnatif, atau dokter gadungan?? Tu mungkin lebih banyak dari yang medis)

Kejadian 3
Kejadian 4
dan ini ada beberapa judul berita dari beberapa media daerah
-          Foto bugil siswi SMP beredar di Palembang, Palembang 16 Juni 2009
-       Siswa SiSMP bermesum ria di warnet, ketika di tinggal operator jum’atan, Tasikmalaya, 20 Januari 2011
-        Usai nonton Film Porno, 5 bocah SD perkosa anak TK rame2, Purbalingga bulan 11, 2010
-          Anak di BAWAH UMUR terlibat Kasus cabul (korban sesama jenis),  banda aceh 22/08/2009
-          Kasus pencabulan REMAJA(14 tahun) di vonis 4-10 bulan, Ambon 23/06/2006
-          Siswa SD perkosa 3 temannya,  Batu (daerah mana ya ni) 6/06/2006
-          Berbuat Mesum, Belasan Remaja Bogor Diciduk, Bogor, 7 agustus 2011
-          Murid SD di perkosa hingga hamil (pelakunya anak SD juga), Jambi 23/05/2006
-          Siswi SMP Tewas Aborsi, Pacarnya di ringkus, Gunung kidul, 19/04/2011

Dan ada juga aksi penculikan-penculikan bahkan ada yang di culik oleh pacarnya trus dilecehkan bersama teman teman pacarnya,
Dan masih banyak lagi kejadian kejadian yang bisa dikatakan tiap hari menghiasi surat kabar

Kejadian 5
Perhatikan  Foto di bawah ini

                                             tawuran siswa


Hmmm jika anda sebagai orang tua yang bijak setelah lihat kejadian yang di atas apa yang anda rasakan?? Jijik?? Biasa aja?? Atau binggung??

Trus bagaimana jika salah satu dari kejadian diatas terjadi kepada anak anda??
Apapun jawabanmu sebenarnya itu adalah hak anda, dan setiap jawaban anda itu menunjukkan sifat anda sebagai orang tua, apa anda seorang yang perduli?? Tidak perduli?? Cuek??  Tentukan jawaban anda, jawaban anda akan menentukan bagaimana anda menghayati tulisanku selanjutnya

Ok tanpa basa basi lagi... kita langsung saja ke Te-Ka-Pe

Dari kejadian di atas ada beberapa kategori yaitu :
1.      Pornografi
2.      Pacaran yang berlebihan, tidak menganggap keperawanan sebagai suatu yang penting
3.      Penyalahgunaan teknologi internet di handphone, laptop dan tekologi televisi
4.      Pergaulan yang tidak sehat , se-ks bebas

Ada beberapa cara cara seseorang mendekati anak-anak untuk melakukan hal-hal di atas :
1. Mis call (komunikasi) 
2. Di Jual Teman (ingat musuh yang terbesar adalah diri sendiri, dan yang kedua terbesar adalah teman)
3. Di jual Tetangga
4. Di paksa Pacar (wah wah wah pacar macam apa ya ni)
"kurangnya pengawasan dari orang tua, teknologi dan gampangnya mengakses Pornografi  juga menjadi penyebab semua ini.."

Alasan apa yang mengakibatkan itu terjadi ??
1. Tidak bisa mengatakan “tidak”

a.       Dalam dunia pacaran
Berpikir kalau dia (pacar) adalah yang terbaik di dunia ini (padahal di dunia ini yang terbaik ya sang pencipta, manusia ga ada yang terbaik adanya yang baik dan lebih baik), sehingga membuat sang wanita takut di putusin oleh pacarnya. Sehingga membuat wanita rela untuk menyerahkan apapun termasuk yang “belum seharusnya” kepada pacarnya.

Saya masih ingat dulu waktu sekolah dulu ada di ajarkan oleh guru agama saya, cintailah pacarmu 50% saja dan sisakan 50% setelah menjadi suami istri supaya tidak bosan, sekarang dan nanti”

b.      Dalam dunia pergaulan
Ketika teman mengajak kita untuk melakukan sesuatu, dan kita merasa salah dan akhirnya kita menolak ajakannya..
Sering kali teman akan meledek, sehingga karena gengsi kita sesaat akhirnya kita mengikutinya hingga itu menjadi sebuah kebiasaan.

2.  Merasa bukan anak gaul

Musuh terbesar seseorang dalam pergaulan ialah diri sendiri, dan yang kedua adalah teman (teman yang berpengaruh buruk),
Loh kok gitu sih???  (ikut lagi ni.. gaul gitu lohh)

Diri sendiri karena sebagai manusia  apalagi di saat remaja itu sering sekali kita tidak bisa menahan gengsi, kita tidak bisa memilih dalam hal apa kita harus gengsi, ditambah kurang didikan dari beberapa pihak sehingga membuat remaja tidak bisa melihat yang benar dan yang salah, sehingga setiap ajakan + ledekan dari teman tu membuatnya kalah melawan diri  sendiri untuk tidak bergensi di dalam hal yang salah

Teman, teman di sini ialah teman yang berpengaruh buruk, musuh tidak berbicara dengan kita oleh sebab itu sangat sulit untuk dia untuk menjerumuskan kita, tapi teman sangat dekat, dia gampang mengajak, bahkah menaruh “benda-benda” ke dalam minuman kita, dan kalau dilihat sekarang ini, rata rata orang terjerumus karena ajakan "TEMAN DEKAT"nya

Apalagi kita menolak untuk mengikuti apa yang dia lakukan kita akan di sebut cemen atau tidak gaul, dan karena remaja gengsi tinggi sehingga harus mengikutinya walaupun salah (termasuk di dalam masalah cinta yang berujung hamil luar nikah).

            “anehnya kenapa kalau hal baik, remaja tidak gengsi ya.. apa karena hal baik itu lebih membosankan??”

3.  Bisnis (demi keuntungan pribadi)

Ekonomi, ekomoni juga menjadi sebuah faktor sehingga membuat si remaja mengambil jalan pintas, atau di manfaatkan oleh sebagian orang demi materi, atau lain lain.

4  Nilai agama yang tidak menghibur di masyarakat (menurut remaja)

Berapa banyak orang pergi ibadah hanya karena formalitas?? Karena ingin absen atau menjawab orang tua ketika ditanya “kamu pergi ibadah ga nak???”,
Kenapa demikian??

Di zaman yang penuh masalah terutama masalah ekonomi orang mulai frustasi, dan ingin mencari hiburan oleh sebab itu, sebagian orang bisa mencarinya dan menemukannya di dalam tempat ibadah, namun banyak juga yang tidak dapat menemukannya di sana, (tentu saja itu karena niatnya kurang kalau tidak sih pasti bisa menemukannya) sehingga membuatnya mencari di luar, dan akibat terlibat dalam sebuah pergaulan yang membuatnya merasa terhibur menurutnya, sehingga membuat dia pelan pelan namun pasti lupa akan ajaran agamanya.

5.  Tayangan TV yang tidak sesuai dan penyebaran informasi yang cepat namun tidak sesuai melalui teknologi seperti handphone dan laptop]

Teknologi yang di ciptakan oleh manusia untuk membantu dan mempermudah aktifitas manusia, akhirnya juga di salahgunakan yang mengakibatkan banyak sekali dampak negative, penyebaran  informasi yang tidak sesuai aturan serta mudahnya mengakses membuat orang menjadi terpengaruh ditambah acara TV yang kurang mendidik , dan menyebarnya informasi informasi yang tidak layak melalui internet. Sehingga orang yang terpengaruh merubah pola pikir, sehingga muncul pemikiran untuk mecoba apa yang di tayangan tersebut. contoh : pelecehan se-ksual, kekerasan, tawuran, dan se-ks.

6.  Gaya hidup

Semua berawal dari ajakan teman dan seterusnya mencoba, pertama coba jijik atau takut tapi masih penasaran dan merasa bersalah, akhirnya melakukannya lagi, rasa bersalah dan takut pun berkurang, dan lagi lagi hingga menjadi sebuah kebiasaan dan menjadi gaya hidup seseorang yang membenarnya sesuatu yang salah..

7.  Orang tua

“Orang tua seharusnya menjadi contoh yang baik bagi anaknya”
namun untuk sekarang ni, kalimat itu sudah jarang terlihat, sekarang ini justru orang tua ada penyebab dari rusaknya seorang anak karena :
        orang tua terlalu sibuk dengan bisnis mereka sehingga tidak memperhatikan, yang ada orang tua hanya bisa memberi secara material tapi tidak secara kasih sayang yang paling di butuhkan sang anak
        masa lalu orang tua yang sama seperti mereka, sehingga ketika mempunyai anak, meresa itu sudah cukup dan tidak bertanggung jawab terhadap mereka
bahkan untuk mendatang ntar akan makin banyak bermunculan orang tua yang tidak bertanggung jawab karena anak lahir bukan dari kasih sayang atau cinta yang sebenarnya tapi dari nafsu


Bagaimana orang tua mengajarkan yang baik kepada anak-anaknya jika orang tua nya dulu juga begitu, orang tua akan sangat sulit untuk menhalangi anaknya untuk tidka melakukan kesalahan yang pernah dilakukan oleh orang tua sendiri, karena sang anak akan memberontak jika dia mengetahui orang tua memiliki masa lalu yang sama dengan dia.

       orang tua mereka termasuk orang tua yang memanjakan anak... sehingga apa yang dilakukan anaknya di anggap benar
      orang tua tidak berkomunikasi yang baik dengan anaknya..
      bisa juga karena faktor ekonomi.

anak anak seperti itu biasanya di sebut anak BLASTed.. dimana di waktu anak anaknya sedang mencari jati diri mereka (sekitar umur 12 - 16, didikan juga lebih baik dilakukan sejak dini, balita) org tua yang seharusnya berada di samping memberi nasehat, dan pengetahuan supaya dia menemukan jati diri dia, tapi orang tua malah sibuk sehingga anak mencari jati diri diluar.... jika yang di temukan sesuatu yang benar maka jati dirinya benar tetapi jika tidak jati diri nya akan tidak benar.
         B - Boring (kebosanan)
         L - Lonely (kesepian)
         A - Angry (kemarahan)
         S - Stress (Stress)
         T - Tension (tensi atau ketegangan atau tekanan dalam diri)

orang tua sebaiknya mengetahui gejala gejala awal ketika sang anak mulai masuk ke kehidupan kehidupan terlarang seperti itu :
1.      Sifat anak jadi berbeda, biasanya jadi pendiam. (ni di sebabkan karena pikiran yang sudah rusak akibat film porno).
2.      Suka keluar (mungkin awalnya tidak suka).
3.      Izin sekolah tapi aslinya tidak. (biasanya ada bawa baju ganti di Tas.[anak yang mulai menjual diri])
4.      Suka belajar kelompok di rumah teman tapi nilainya tidak naik-naik.
5.      Suka sembunyi di kamar buka website (jika ada komputer pribadi).













Berikut ini saya akan menjelaskan ke 4 poin penting dari yang saya jelasin di atas secara menyeluruh yaitu sebagai berikut.
1.      Pornografi,
2.      Penyalahgunaan teknologi, terutama di internet dan televisi
3.      Agama, dan
4.      Orang Tua, anak-anaknya dan pergaulannya


Manusia ...!! manusia..!! selalu ada yang baik dan buruk, ternyata itu tidak lepas dari teknologi. Awalnya Teknologi diciptakan manusia untuk membantu aktivitas manusia tetapi ternyata sikap manusia yang ada baik dan buruk yang artinya meskipun teknologi itu mempunyai banyak dampak positif tapi akhirnya membuat teknologi itu pun menjadi suatu momok yang sangat mengkhawatirkan. Namun aku yakin masih banyak orang yang perduli sama hal ini terutama di Jakarta (Untuk melihat dampak teknologi dan fatamorgana tentang pornografi yang terlanjur tercipta secara tidak sengaja oleh otak kita Klik DISINI)

Dari data diatas mengatakan 62,7% anak SMP (INI CUMA DAERAH JAKARTA ATAU SELURUH INDONESIA YA??, KURANG TAU DEH )sudah TIDAK PERAWAN LAGI. Jadi pernah ada yang bayangkan tidak?? Kalau tidak lama lagi anak SMP Yang Berperawan akan menjadi sesuatu yang sulit dicari?? Hmmm kalau SMP susah di cari apalagi SMA?? Terus apalagi yang sudah tamat?? Kemungkinan 15 tahun kedepan saat anak anda yang  sudah umur 24 ingin mencari jodoh maka saat itu anak anda kesusahan mencari yang masih SUCI. Bahkan bisa jadi anak anda adalah salah satu dari pelaku se-ks sebelum nikah tersebut, atau pernah memerawani gadis gadis di waktu SMP



Oleh sebab itu sangat dibutuhkan orang tua dan remaja sendiri untuk mengontrol, mendidik dan mengawasi anak-anaknya, sehingga bisa mengulangi dampak negatif dari teknologi dan pergaulan yang tidak sehat ni terutama di kalangan anak anak, remaja.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk menghindari dampak negatif dari internet yang terjadi pada anak-anak sekolah yaitu sebagai berikut.
I.                   Mengajarkan nilai-nilai agama;
Ajarinlah nilai-nilai agama sejak masih balita, jangan tunggu sudah dewasa atau besar baru mau diajarin, mungkin balita tidak mengerti tapi saya yakin sebagai balita pasti sangat suka dengan buku buku bergambar, yang bernuansa agama, sebagai orang tua bisa membeli buku tersebut dan menceritakannya kepadanya tiap malam.

II.                Menjaga komunikasi dengan si anak atau memberi perhatian dan kasih sayang kepada si anak untuk mengetahui apa yang dia perlukan;
Orang tua selalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga selalu mengabaikan anaknya yang akibatnya kemunikasi antara anak menjadi berkurang, dan orang tua juga karena sibuk juga mengabaikan kasih sayang dan perhatian kepada anaknya sehingga itu akan membuat anak merasa dia tidak mendapatkan apa yang dia perlukan di dalam keluarga, itu membuat dia berusaha untuk mencari kesenangan di luar sana seperti melalui pergaulan, internet dan penggunaan teknologi.

III.             Orang tua harus belajar lebih mengetahui dampak negatif di banding dampak postitif dari teknologi;
Dengan mengetahui dampak negatif maka orang tua akan berusaha mencari cara untuk menguranginya jika orang tua membelikan 1 teknologi untuk anaknya. Namun, jika sebagai orang tua hanya mengetahui dampak positifnya saja, tentu saja sebagai orang tua akan bangga untuk menceritakan kepada tetangga-tetangga tetapi tanpa kesadaran orang tua, anak anda sudah menyalahgunakannya.

IV.             Meletakkan komputer  di tempat yang mudah dilihat seperti ruang tamu/keluarga;
Di sebuah acara berita ada sebuah perkataan “kejahatan datang bukan karena ada niat, tapi karena ada kesempatan”.
Ternyata kalimat itu juga berlaku untuk kesempatan kejahatan penyalahgunaan teknologi ini, bukannya jika orang tua meletakkan komputer atau televisi di kamar pribadi anak, tu telah memberi kesempatan kepada anak untuk melakukan sesuatu yang tidak seharusnya?? Disamping itu, dengan meletakkan di tempat yang kelihatan, orang tua bisa mengurangi kesempatan bagi anak untuk mengakses situs yang tidak diperlukan

V.                Memblokir situs-situs yang tidak perlu diakses oleh si anak;
Setiap orang mempunyai aktivitas sendiri termasuk orang tua dan anak, Sebagai orang tua kita tidak dapat mengawasi anaknya setiap saat oleh sebab itu dibutuhkan sebuah tindakan yang bisa mengontrolnya, salah satunya adalah memblokir situs situs tersebut, meskipun tidak bisa memblokir semuanya, tapi setidaknya bisa mengurangi. (KLIK DISINI UNTUK MMENGETAHUI CARA MEMBLOKIR SITUS DI KOMPUTER)

VI.             Jangan terlalu memanjakan anak, butuh pengawasan dan didikan;
Berapa banyak orang tua yang karena sibuk jadi memberikan semua barang yang diminta oleh anaknya??
Tentu saja tidak salah, tapi butuh pengawasan dan didikan yang benar supaya barang yang kita berikan untuknya tidak di salah gunakan.
Bukannya lebih membanggakan jika barang yang kita berikan bermanfaat dibanding jika disalahgunakan??

VII.          Membatasi waktu penggunaan internet bagi anaknya .
Lakukan sejak dini kepada anak anda dengan membatasi jam belajar mereka, jam bermain mereka termasuk jam mereka menggunakan teknologi, terutama komputer. Karena itu akan berpengaruh terhadap aktivitas sekolahnya

Lihat contoh ini : Banyak anak sekolah yang suka menghabiskan waktu luang mereka untuk main game bahkan main sampai tengah malam. Alhasil, besok harinya mengantuk dan kurang konsentrasi sehingga aktivitas belajar mereka menjadi terganggu yang menyebabkan hasil akademis mereka menurun.
Di samping itu, bermain game hingga tengah malam juga akan merusak kesehatan anak sekolah misalnya merusak mata, dan penyakit lainnya.

Berikut juga akan saya sajikan 4 point bagi remaja yang ingin menghindari sesuatu yang merasa salah buat dia tapi digoda atau dipaksa untuk melakukannya :
1.      Dekatkan diri anda dengan Tuhan (sesuai keyakinan anda),
Dengan mendekatkan diri anda kepada Tuhan tentu saja kamu akan berusaha untuk mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan menurut ajaran masing masing, dan saya yakin dan percaya bahwa semua agama itu tidak ada yang mengajarkan yang buruk terutama agama di Indonesia.

2.      Gunakan pergaulan anda untuk hal yang baik,
Saya masih ingat dengan pergaulan saya dulu, dan ketika saya menceritakan kepada teman teman saya, semua memberikan pertanyaan yang sama tetapi memiliki makna yang kira kira sama, “berarti hidup kamu pernah rusak donk??”
Jawaban saya singkat : “tentu saja tidak, dengan bergaul dengan orang yang rusak secara tidak sengaja kita telah mempelajari cara menghindari hal buruk tersebut”

Tidak semua pergaulan yang buruk mengakibatkan hal buruk, jika anda seorang yang bijaksana kamu akan memanfaatkan pergaulan tersebut dan anda bisa memilih mana yang seharusnya anda ambil untuk mempengaruhi hidup anda, dengan pergaulan yang buruk maka anda akan belajar untuk berusaha menghindari hal buruk tersebut, jika di kemudian hari anda menemukan ada orang yang ingin mencelakai anda.

3.      Expose your talent, dan
Setiap orang punya telenta, sehingga anda membuat sebuah impian dari talenta anda, jika anda mengingat impian anda disaat anda melakukan sesuatu maka anda bisa memilah apa yang akan bermanfaat bagi impian anda, apa yang akan mempengaruhi impian anda, bahkan apa yang akan menghancurkan impian anda, Dan dengan memilah itu maka anda akan mengetahui mana yang ingin anda ikuti dan mana yang tidak seharusnya anda ikuti

4.      Mengetahui konsekuensi dan pikir matang matang waktu ada godaan.
Anda mau melakukan sesuatu?? Pikirkan resikonya… apa ada siap dengan resikonya??
Jangan setelah timbul masalah anda pun mengambil jalan pintas, contoh : ok anda ingin melakukan hubungan intim, konsekuensinya anda mungkin akan hamil.. dan seandainya hamil, apa yang akan anda lakukan?? Membuang?? Menjaga?? Digugurkan??
Ingat dengan digugurkan anda telah membunuh!! Trus apa bedanya anda dengan penjahat-penjahat yang di jalanan??

Dari 7 point dan 4 point yang bisa dilakukan dari orang tua dan anak sendiri, tentu saja anda melihat ada kelemahan dan kekurangan, namun jika anda perhatiin, jika 11 point digabung, apa masih ada kelemahan?? Bahkan jika dengan 7 point dari 11 point mungkin anda akan sukses mendidik anak anda dengan baik..

Teknologi internet akan menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat jika penggunanya dapat menggunakannya dengan baik. Akan tetapi, teknologi internet juga akan memberi dampak yang tidak baik bagi kalangan anak sekolah jika disalahgunakan. Oleh sebab itu, peran dari orang tua sangat berpengaruh terhadap penggunaan internet di kalangan anak-anak. Mungkin tidak bisa secara keseluruhan menghilangkan penyalahgunaan tetapi pasti bisa mengurangi penyalahgunaan. Didiklah anak anda sejak dini, balita karena kalau sudah dewasa itu akan sangat sulit untuk mendidiknya..




Semoga seluruh isi ini berguna bagi anda semua. jadilah orang tua yang baik untuk anak anda.


Sebagian kutipan diambil dari :
-          Remaja dan Free seks
-          Indratmo, Rikki. 2011.  Dampak Negatif dari Kemajuan Teknologi Untuk Anak-Anak,makalah tugas Bahasa Indonesia semester pendek Universitas Esa Unggul di  Jakarta.
-          Angie, Hansen. 2011. Dampak  dan Peran Orang Tua Terhadap Penyalahgunaan Internet di Kalangan Anak Sekolah, Artikel untuk presentasi tugas Bahasa Indonesia semester pendek Universitas Esa Unggul di Jakarta.


Foto di edit dari sumber :




Related Post / Klik Gambar Di Atas "Artikel-Artikel" :